Tak ada mistar, kursi pun jadi

Memang ga mudah menggaris pake kursi di papan tulis. Butuh kekuatan otot tangan kiri untuk menahan beban kursi, tangan kanan yang sigap, dan mata yang menatap fokus agar menghasilkan garis-garis tajam dengan sudut indah. Oke, saya mulai jadi aneh kayak bapak di atas.

Btw, muridnya pelit amat ya, ga mau minjemin penggaris…

2 pemikiran pada “Tak ada mistar, kursi pun jadi

  1. Kenapa muridnya nggak mau minjemin penggaris??? Karena penggarisnya lagi didudukin sama si murid sebagai pengganti kursi yang di pake dosen buat ngegaris…

    • ohh, jadi begitu ternyata, hm…*angguk2*
      Lama2 ntar bapak dosen tu bakal pake meja buat ngapus tulisan di papan tulis. tulisannya ilang, papan tulisnya juga ilang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s