Bukan Kuliah Biasa..

 

 

 

 

 

 

 

Hari kamis kmaren ada kuliah ISBD yang kalo ga salah singkatan dari Ilmu Sosial Budaya Dasar. Berhubung pas pertemuan pertama aku ga berangkat karena sakit dan pertemuan kedua dosennya yang ada urusan, jadi pertemuan tiga inilah baru aku sadar bahwa kuliah ini bukan kuliah biasa karena dosennya bukan dosen biasa.
Sebelum kuliah isbd ada kuliah matematika II, dosen ini juga cukup unik. Cara ngajarnya kayak kalo kita play mp3 trus klik tombol decrease speed, plus dengan volume kecil. Terus bapak dosen ini ga mau mahasiswanya ngomong saat dia lagi di kelas, kalo ada yang kedengeran suaranya ngobrol dikit aja udah lgsung disuruh keluar, alhasil suasana kelas jadi sepi ngalahin kuburan. Beda abis bagaikan langit dan bumi sama kuliah isbd.

Di kuliah isbd hari ini jatahnya kelompok2 buat diskusiin materi Manusia dan Keindahan. Temen2 dari kelompok 2 menjelaskan bahwa keindahan identik dengan kebenaran yang maksudnya itu bukan semua yang indah itu benar tapi lebih ke kebenaran itu indah. Keindahan dapat dibagi menjadi 2 yaitu bersifat obyektif dan subyektif. Dan banyak lagi penjelasan lainnya.
Salah satu temenku yang keturunan chinese sempet tanya sesuatu dan bu iin bilang “Pertanyaan bagus dari mongolia.” Sebelum itu temenku itu sempet ditanyain “kamu mirip ayahmu atau ibumu?” dan kayaknya temenku itu jawab gag tau, trus bu iin bilang “ya kalo kamu gag mirip ayah ato ibumu berarti ibumu dulu selingkuh.” Ngek ngok. Dan meledaklah tawa seisi kelas.

Terus biasanya kalo ada yang menikah, orang2 bakal nulis ucapan ‘selamat menempuh hidup baru, semoga awet sampai kakek nenek seperti mimi lan mintuno’. Mimi dan mintuno dalam penjelasan bu dosen adalah sepasang hewan seperti kura-kura yang dengan pasangannya selalu nempel kemanapun mereka pergi. Nah katanya, para peneliti hewan udah mengamati dengan membuat sampel 3 pasangan betina1 jantan1; betina2 jantan2; betina3 jantan3. Setelah diamati ternyata hewan itu tidak setia alias suka ganti2 pasangan. Sebaliknya peneliti hewan mengatakan bahwa buaya adalah hewan yang sangat setia dengan pasangannya.Jadi menrut bu dosen, lirik lagu ratu yang buaya darat itu salah (mungkin seharusnya maia mengubah liriknya jadi gini ‘..lelaki mimi lan mntuno busseett..’). Ibu dosen bilang lain kali kalo mau kasih ucapan ke orang yang nikah jangan yang kayak tadi dengan perumpamaan mimi dan mintuno karena itu berarti kita mendoakan biar mereka selingkuh, tapi lebih baik kita kasih ucapan gini ‘Selamat menempuh hidup baru, semoga menjadi suami yang seperti buaya darat..’
Terus kata bu iin pacaran di umur-umur kita ini buat cowok cuman buat melampiaskan nafsunya doank, karena setelah itu nyatanya orang yg berpacaran diumur2 segini ga menikah dengan pacarnya saat itu. Bu iin bahkan bilang “..saya tahu yang cowok-cowok ini mimpi basah tiga hari sekali kan. Pacaran jaman sekarang itu digunakan para cowok buat menyalurkan ‘keinginannya’ yang terpendam…” Tiba-tiba hawa aneh menyelimuti seisi kelas, dan semua terdiam……..
Kemudian bu iin sempat menjelaskan bahwa orang yang kaya lebih disebabkan karena otak kanannya yang bekerja bukan otak kiri. Karena hal-hal seperti ide kreatif sangat bernilai jual tinggi dari pada apa yang dihasilkan otak kiri. Kemudian beliau menyuruh kami membuat sesuatu dari selembar kertas yang kemudian dikumpulkan dan dilihat siapa yang kreatif dan berpeluang menjadi orang kaya.

Saat aku ngeluarin selembar kertas, aku bingung mau bikin apa. Awalnya aku mikir apa aku gambar aja, tapi karena temen2 yg laen pada bikin sesuatu jadi aku bentuk kertas itu jadi kayak tempat bumbu. Trus aku inget sama bentuk laen yang kayak orang dan bsa dimainin mulutnya. Setelah nyoba buat eh ternyata jadi dan aku gambar mata, lidah n baju di situ. Pas dikumpulin, yang terjadi kira2 seperti ini..
Bu iin : “(ngangkat kertas yg Cuma digambar, gag dibentuk apa2) Ini yang buatan siapa?”
X : ”saya bu (angkat tangan).”
Bu iin : ”selamat, kamu nanti akan menjadi orang miskin.”
Bu iin : “ ini punya siapa? (angkat kertas yang digambarin kaligrafi). Kamu akan menjadi orang religius yang miskin”
Anak-anak lain : “(ketawa ngakak)”
Dan saat bu iin mengangkat hasil punyaku, beliau bilang “ Nah ini kreatif. Siapa yang buat? (aku :angkat tangan). Bagus ini, kamu nanti kalau sudah menikah bisa buka toko souvenir dirumah mbak.” Wew.
Dan banyak lgi kata2 yang tidak terduga keluar dari bu iin. Sungguh dosen langka. Waktu selama 3 sks bahkan tidak terasa (beda abis sama matematika II). Kita lihat apa lagi yang terjadi pertemuan berikutnya…

4 pemikiran pada “Bukan Kuliah Biasa..

  1. Wah edan dosennya…
    Saya mau ikut masuk dah di kelas pertemuan berikutnya…
    Itung2 obat sakit perut…
    …n_n…

    • 🙂, iya mungkin ya.. ato ga, temen2.q yang hatinya tersakiti (dipimpin oleh si koordinator mata kuliah yang uangnya habis gara2 terus2an beliin jus buat bu dosen) bersekongkol untuk menghapus isbd dari muka bumi secara perlahan…

      Thx for visiting ya, salam blogger.. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s